Kisruh Kosakata di Indoneisa

Saat ini media di Indonesia sedang ramai atau bisa dikatakan kisruh kosa kata. Sebelum saya ikut campur dengan tulisan Saya, berikut ini adalah kosa kata yang dianggap bermasalah di Indonesia, Goblog, Otak Hansip, Teroris, garis keras, Sesat, Anti pancasila, Bohong (dibohongi), PKI dan lainya. Dari beberapa kosa kata yang saya sebut bisa dikelompokan menjadi dua kategori.

Pertama kategori biasa dan tidak punya implikasi serius walaupun sangat menyinggung perasaan tapi lumrah dipakai di kalangan masyarakat bawah yaitu kata Goblog dan otak hansip. Dua kata ini menurut saya tidak akan mencemarkan nama baik seseorang. Dalam kondisi normal kata-kata ini adalah buruk dan sangat tidak disukai. Tapi seseorang tidak bisa dipenjara karena dua kata ini, jika orang berkata goblog dipenjara tentu penjara di negeri ini tidak akan bisa menampung karena saking banyaknya orang yang menggunakan kata goblog. Dalam kondisi lain Saya melihat kata goblog, ontak hansip digunakan sebagai perlawanan verbal.

Kategori kedua adalah kategori politik dan mempuyai implikasi yang sangat serius. Seseorang yang diserang dengan kata-kata ini bisa kehilangan kredibilitas, nama baiknya akan tercemar jadi harus benar-benar diatasi dengan hukum. Kata-kata yang saya maksud adalah Teroris, garis keras, Sesat, Anti pancasila, Bohong, PKI. Mungkin bukan kebetulan karena faktanya mereka yang berkuasa cenderung senang menggunakan kata-kata ini namun mereka tidak dijerat hukum.

  • Ketika seseorang dituduh teroris bukan sekedar nama baiknya yang rusak. Lebih dari itu ia akan dijauhi banyak orang (terasing) Demikian juga dengan kata PKI, sesat, anti Pancasila dan garis keras. Mengingat efek tuduhan ini sangat serius, seharusnya ada hukum yang tegas sehingga tidak sembarangan diucapkan ataupun ditulis. Supaya hanya orang yang punya bukti kuat yang bisa mengatakan atau menulisnya, bukan asal ngomong.
  • Kata bohong atau dibohongi implikasinya tidak sebesar kata-kata di atas, namun ada implikasi lain. Misal seseorang yang jualan produk tertentu yang Asli, namun kemudian dikatakan bohong itu produk palsu maka akan perpengaruh terhadap penjualan produk yang dijual. Dengan demikian, saya kira wajar jika tuduhan¬†ini dibawa ke ranah hukum. Tapi tergantung nilai benda yag dituduhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also likeclose