Berkata Kafir itu Perintah Alloh. Kok Dilarang?

Heboh lagi, ada yang melarang umat Islam berkata kafir. Berkata Kafir itu Perintah Alloh. Kok Dilarang? Oalah petantang petenteng, otak kebo.

Ini yang harus dikatakan orang Islam:

1, Katakanlah: “Hai orang-orang yang kafir, 2 aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 3 Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.  4 Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 5 Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.  6 Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku”. (QS. Al Kafirun)

1 Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, 2 Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3 Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
4 dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (QS: Al Ikhlash).

dan katakanlah : ‘Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)’

(سورة النازعات, An-Naazi’aat, Chapter #79, Verse #18)

katakanlah: “Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhanku menjadikan bagi (kedatangan) azab itu, masa yang panjang?”.

(سورة الجن, Al-Jinn, Chapter #72, Verse #25)

katakanlah: “Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakkal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah dia yang berada dalam kesesatan yang nyata”.

(سورة الملك, Al-Mulk, Chapter #67, Verse #29)

katakanlah: “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar”.

(سورة الجمعة, Al-Jumu’a, Chapter #62, Verse #6)

katakanlah: “Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepada-Ku Kitab yang sebelum (Al Qur’an) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu adalah orang-orang yang benar”.

(سورة الأحقاف, Al-Ahqaf, Chapter #46, Verse #4)

katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).

(سورة الزخرف, Az-Zukhruf, Chapter #43, Verse #81)

katakanlah: “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan”. Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri .

(سورة الشورى, Ash-Shura, Chapter #42, Verse #23)

katakanlah: “Bagaimana pendapatmu jika (Al Qur’an) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh?”

(سورة فصلت, Fussilat, Chapter #41, Verse #52)

katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua hari dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam”.

(سورة فصلت, Fussilat, Chapter #41, Verse #9)

katakanlah (ya Muhammad): “Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.

(سورة غافر, Ghafir, Chapter #40, Verse #66)

katakanlah: “Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?”

(سورة الزمر, Az-Zumar, Chapter #39, Verse #64)

Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia . katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat”. Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

(سورة الزمر, Az-Zumar, Chapter #39, Verse #15)

katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak meminta upah sedikitpun kepadamu atas da’wahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.

(سورة ص, Saad, Chapter #38, Verse #86)

katakanlah: “Terangkanlah kepada-Ku tentang sekutu-sekutumu yang kamu seru selain Allah. Perlihatkanlah kepada-Ku (bahagian) manakah dari bumi ini yang telah mereka ciptakan ataukah mereka mempunyai saham dalam (penciptaan) langit atau adakah Kami memberi kepada mereka sebuah Kitab sehingga mereka mendapat keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Sebenarnya orang-orang yang zalim itu sebahagian dari mereka tidak menjanjikan kepada sebahagian yang lain, melainkan tipuan belaka”.

(سورة فاطر, Faatir, Chapter #35, Verse #40)

katakanlah: “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya”.

(سورة سبإ, Saba, Chapter #34, Verse #22)

katakanlah: “Adakan perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)”.

(سورة الروم, Ar-Room, Chapter #30, Verse #42)

katakanlah: “Pada hari kemenangan itu tidak berguna bagi orang-orang kafir iman mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.”

(سورة السجدة, As-Sajda, Chapter #32, Verse #29)

katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?”

(سورة القصص, Al-Qasas, Chapter #28, Verse #71)

katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

(سورة القصص, Al-Qasas, Chapter #28, Verse #72)

katakanlah: “Al Qur’an itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(سورة الفرقان, Al-Furqaan, Chapter #25, Verse #6)

katakanlah (kepada orang-orang musyrik): “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)”.

(سورة الفرقان, Al-Furqaan, Chapter #25, Verse #77)

katakanlah: “Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?”

(سورة المؤمنون, Al-Muminoon, Chapter #23, Verse #84)

Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” katakanlah: “Maka apakah kamu tidak ingat?”

(سورة المؤمنون, Al-Muminoon, Chapter #23, Verse #85)

katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya ‘Arsy yang besar?”

(سورة المؤمنون, Al-Muminoon, Chapter #23, Verse #86)

Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?”

(سورة المؤمنون, Al-Muminoon, Chapter #23, Verse #87)

katakanlah: “Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab) -Nya, jika kamu mengetahui?”

(سورة المؤمنون, Al-Muminoon, Chapter #23, Verse #88)

Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” katakanlah: “(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?”

(سورة المؤمنون, Al-Muminoon, Chapter #23, Verse #89)

Bersambung

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *