Revolusi Total

Layanan Jasa SEO

Revolusi adalah perubahan secara total, baik secara mental spiritual ataupun secara fisik dan kebendaan. Bukan disebut revolusi jika yang diusung hanya masalah materi, apalagi jika hanya bagian kecil dari masalah materi. Sebagai manusia yang beriman kita semua mengimpikan kesejahteraan baik di dunia apalagi di akherat.

revolusi total

Oleh karena itu revolusi harus dimulai dari perubahan mendasar terhadap cara pandang kita pada kehidupan. Pandangan hidup yang keliru adalah sumber dari segala sumber masalah kehidupan. Pandangan hidup keliru yang Saya maksud adalah pandangan hidup yang meyakini bahwa sebab dari kemuliaan adalah kepemilikan materi (harta). Dan karena kemuliaan itu adalah keinginan terbesar dari jiwa manusia, maka manusia akan menggunakan jasmaninya untuk meraih kemuliaan tersebut. Darisinilah sebagian besar aktifitas kejahatan dimulai, mulai dari suap, menipu, korupsi, mencuri, kongkalikong, aktifitas riba bahkan sampai pada pembuatan undang-undang yang tujuanya tidak lain adalah untuk memperkaya diri dan kelompoknya.

Kita semua, yang meyakini bahwa sebab dari kemuliaan adalah materi atapun jabatan dengan penghormatan dan pujian kita pada orang kaya dan pejabat pada hakekatnya telah ikut andil dalam menciptakan kehidupan yang penuh kerusakan. Karena dengan memberikan penghormatan dan pujian pada orang lain atas dasar harta dan kedudukanya, berarti kita telah memberikan energi kepada mereka untuk meningkatkan atau menambah apa yang sudah dimiliki. Dengan pujian dan penghormatan itu, Kita juga telah memberikan energi pada masyarakat secara umum bahkan pada generasi penerus kita.

Wahai orang-orang yang beriman Sesungguhnya Alloh SWT telah membuat pernyataan bahwa orang yang paling mulia disisi-NYa adalah orang yang paling bertaqwa. Maka sebagai umat Alloh SWT kita wajib mempunyai pandangan hidup bahwa taqwa itulah sebab dari kemuliaan, bukan harta ataupun kedudukan. Jika tidak demikian berarti kita telah menyelisihi Alloh SWT dan Rosulnya SAW. Oleh karena itulah kita tidak dibolehkan memuliakan orang karena harta dan kedudukanya. Kita hanya dibolehkan memuliakan orang karena taqwanya.

Alloh SWT juga telah membuat pernyataan bahwa diantara orang beriman yang paling takut kepada Alloh SWT adalah Ulama. Sedangkan rasa takut kepada Alloh SWT adalah energi terbesar bagi orang beriman untuk menjadi orang yang bertaqwa. Dalam pemahaman Saya yang dimaksud takut disini adalah takut kalau Alloh SWT mengurangi rahmat yang sudah diberikan dan takut kalau Alloh SWT tidak menambah rahmat untuk dirinya. Atas dasar inilah kita wajib memuliakan dan menghormati ulama, bukan orang kaya (pemilik modal, cukong, Kapitalis) atau orang yang memegang jabatan. Termasuk dalam hal memberikan loyalitas dan ketaatan.

Ulama Adalah Ulil Amri yang Sebenarnya

Semua umat Islam mungkin sudah hafal dengan potongan ayat yang terkait dengan ulil amri, karena potongan ayat tersebut sering digunakan oleh penguasa untuk melegitimasi kekuasaanya karena mereka memahami bahwa yang dimaksud ulil amri adalah penguasa. Padahal yang dimaksud ulil amri adalah ulama, bahkan penguasa itu jika beriman maka wajib taat pada Ulama. Dan haram hukumnya mengangkat pemimpin (penguasa) yang tidak taat pada Ulama apalagi yang tidak beriman. Haram bergabung dengan partai politik yang mengusung calon pemimpim dari orang-orang yang tidak taat pada ulama apalagi yang tidak beriman.

Pada masa awal Islam pemimpin politik adalah Rosululloh SAW sendiri kemudian para sahabatnya. Rosul mengirim para sahabat ke wilayah-wilayah Islam untuk memipin umat di wilayah-wilayah yang sudah masuk dalam wilayah kaum muslim. Merekalah yang dimaksud ulil amri saat itu, mereka adalah ulama mujtahid yang bisa menetapkan hukum berdasarkan Alquran dan Hadits untuk solusi kemasyarakatan.

Rosul SAW juga pernah bersabda bahwa amrul muslim adalah Islam. Urusan seorang muslim adalah Islam, bukan urusan dunia. Dengan demikian Ulil amri tidak bisa diartikan pemegang urusan duniawi (umaro), Sebaliknya ulil amri haya bisa diartikan pemegang urusan Islam, merekalah Ulama.

Sebagai warga negara kita taat kepada umaro, dan sebagai muslim kita taat kepada Ulama. Dan umaro yang muslim harus taat pada ulama.

Musyawarah

Musyawarah adalah syariat Alloh SWT yang harus dilaksanakan oleh umat Islam. Dalam konteks negara yang memiliki kemampuan bermusyawarah adalah Ulama, karena itu Majlis permusyawaratan harus diisi oleh Ulama. Tidak boleh orang bodoh duduk di majlis permusyawaratan karena hasil musyawarah tersebut nantinya akan menjadi hukum yang wajib ditati.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *