Bocah Angon Dadi Wong (Anak Gembala Jadi Orang)

Haribest Bocah Haribest Angon Haribest Dadi Haribest Wong

Bocah angon (anak gembala ) adalah seorang mu’min yang Fajir. apa yang digembalakan? yang digembalakan adalah hawa dari nafsunya (hawa’hu). Kenapa disebut bocah angon? karena dia belum berhasil menggembalakan hawa dari nafsunya, ketika terperdaya oleh hawa dari nafsunya maka dia terjatuh menjadi (Insan) kemudian dia menyadari kesalahannya dan bertobat, melakukan amal-amal sholeh Maka dia kembali menjadi wong (annas). Kemudian dia terperdaya lagi oleh hawa dari nafsunya maka ia terjatuh lagi menjadi (Insan). Demikian terus dalam perjalanan hidupnya kadang jadi annas, kadang jadi Insan.

Tapi bocah angon selalu sadar ketika dia jatuh dan harus bangun kembali, seperti memanjat pohon belimbing yang licin dalam lagu lir-ilir.

Nafsu atau jiwa memiliki unsur positif dan unsur negatif, hawa adalah unsur negatif dari nafs (jiwa). Sedangkan Ruh adalah energi dari sisi Alloh SWT yang membantu unsur positif dari nafs (jiwa) untuk tetap menjadi An Nas. Pengertian an nas adalah seorang mukmin yang menjalankan amal sholeh. Ruh menjadi cahaya yang menerangi nafs/jiwa supaya bisa membedakan haq dan batil. Dosa menutupi (menghalangi) cahaya dari ruh untuk menerangi jiwa. Ampunan dan rahmat Alloh SWT menghilangkan dosa yang menutupi cahaya dari ruh. Ampunan diraih dengan tobat dan rahmat Alloh SWT diraih dengan sholawat Nabi.

Sebenarnya bocah angon terlahir sebagai wong (Annas), karena ketika dalam kandungan umur 4 bulan (120) hari ditiupkan padanya Ruh dari sisi Alloh SWT sehingga dia yang tadinya masih menjadi Insan berubah menjadi wong (An nas). Sehingga ia lahir sebagai wong (An Nas) sesuai fitrahnya. Namun kondisi lingkungan di luar dirinya kemudian menjadikannya terjatuh kembali menjadi Insan. Ini bisa karena orangtuanya sendiri, lingkungan pergaulan, para pembesar, hingga sistem kehidupan yang berlaku di tempat dia dibesarkan.

Ketika bocah angon sudah berhasil memerangi hawa dari nafsunya, maka dia sudah menjadi wong (Annas). Dan ketika dia tetap menjadi wong (annas) maka Alloh SWT sebagai Robb Annas (Tuhan Manusia) akan membuka hatinya sehingga dia senantiasa bermuhasabah (menghitung). Dia akan menjadi saksi (syahid) atau menyaksikan (musyahadah) sekecil apapun berbuatan baik itu dia melihat. dan Sekecil apapun perbuatan buruk itu dia akan melihatnya.

Namun demikian dia tetap disebut bocah angon, karena selama ajal belum menjemput akan selalu ada kemungkinan baginya untuk kembali terjatuh menjadi Insan. Karena itu dia harus terus berusaha menjaga posisi-nya sebagai wong (An nas).

Ketika bocah angon mati dalam keadaan sebagai An nas (wong), maka disebut mati Khusnul Khotimah. Dan ketika ia mati dalam keadaan sebagai Insan maka disebut mati suul Khotimah.

 

Perjalanan Spiritual Bocah Angon

Bocah angon mengikuti hawa nafsunya, maka ia terjatuh menjadi Insan, kondisi ini berlangsung beberapa lama sehingga dia sampai pada titik yang membahayakan, dia ditimpa bencana akibat perbuatannya. Setelah ditimpa bencana baru kemudian dia tersadar bertobat kepada Alloh SWT dan meminta pertolonganNya dalam segala kondisi sehingga dia menjadi Annas dan datanglah pertolongan Alloh SWT (Robb Annas), namun setelah itu dia kembali mengikuti hawa nafsunya dan kembali terjatuh menjadi Insan.

Terjemah Al Quran Surat Yunus Ayat 12

إِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَن لَّمْ يَدْعُنَا إِلَىٰ ضُرٍّ مَّسَّهُ ۚ كَذَ‌ٰلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Dan apabila Insan ditimpa bahaya dia berdo’a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo’a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.

 

Bocah Angon Mutung (Ngambek) Sama Alloh SWT

Ketika bocah angon terjatuh pada kondisi sebagai Insan lalu Alloh SWT memberinya nikmat istidroj sehingga dia terus nyaman dengan kondisinya sebagai insan, maka ketika Alloh SWT mengambil nikmat itu dia ngambek sama Alloh SWT, putus asa.

Terjemah Al Quran Surat Huud Ayat 9

وَلَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنسَانَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْنَاهَا مِنْهُ إِنَّهُ لَيَئُوسٌ كَفُورٌ

Dan jika Kami rasakan kepada insan suatu rahmat (ni’mat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.

Terjemah Al Quran Surat Ibrahim Ayat 34

وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung ni’mat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya Insan itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (ni’mat Allah).

Terjemah Al Quran Surat Al-Israa Ayat 83

وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ ۖ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا

Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.

Pelit Bibit yang Sangat Berbahaya

Sisi yang paling menonjol dari hawa adalah sifat pelit yang merupakan benih yang sangat berbahaya dan harus diperangi. Jika kita pernah mendengar jihad terbesar adalah memerangi hawa nafsu, maka sifat pelit itulah yang paling utama untuk diperangi. Jangan sampai ia tumbuh menjadi pohon yang terkutuk, karena kalau sampai terjadi, akan sulit sekali bagi bocah angon untuk kembali menjadi wong (An nas). Saya telah bertahun-tahun meneliti apa yang dimaksud pohon terkutuk dalam Al Quran. Sepertinya sifat pelit ini yang lebih tepat dikatakan sebagai pohon terkutuk itu. Sifat pelit menjatuhkan bocah angon dari kondisi sebagai wong (an nas) menjadi Insan. Sifat pelit tumbuh seiring dengan tumbuhnya kekayaan materi, jika tidak diperangi maka semakin kaya Al insan akan semakin pelit, sebagaimana terjadi pada sta’labah seorang beriman di Zaman Nabi Muhammad SAW atau Qorun di Zaman Nabi Musa AS.

Terjemah Al Quran Surat Al-Israa Ayat 100

قُل لَّوْ أَنتُمْ تَمْلِكُونَ خَزَائِنَ رَحْمَةِ رَبِّي إِذًا لَّأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الْإِنفَاقِ ۚ وَكَانَ الْإِنسَانُ قَتُورًا

Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai khazanah rahmat Tuhanku, niscaya khazanah itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya”. Dan adalah manusia itu sangat kikir.

Adapun di dalam kehidupan akhirat kita tidak perlu untuk menjadi wong (An Nas), bahkan kita akan hidup sebagai Al Insan.

Al insan akan kembali keharibaan Tuhannya sesuai dengan Amalnya di kehidupan dunia, untuk mereka yang di dunia sukses menjadi An Nas tempat kembalinya adalah Surga. untuk mereka yang di dunia gagal menjadi An Nas tempat kembalinya adalah neraka.

Terjemah Al Quran Surat Al-Inshiqaaq Ayat 6

يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ

Hai insan, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya .

 

Ini adalah pembahasan secara umum diluar safaat Nabi Muhammad SAW, yang akan diberikan pada bocah angon yang gagal menjadi wong (An Nas) ketika hidup di dunia. Dimana pada akhirnya bocah angon (mu’min fajir) yang gagal ini akan dikeluarkan dari neraka setelah beberapa masa karena mendapatkan safaat Nabi Muhammad SAW.

 

Kemudahan dari Alloh SWT untuk Bocah Angon

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 26

يُرِيدُ اللَّهُ لِيُبَيِّنَ لَكُمْ وَيَهْدِيَكُمْ سُنَنَ الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ وَيَتُوبَ عَلَيْكُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Allah hendak menerangkan (hukum syari’at-Nya) kepadamu, dan menunjukimu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu (para nabi dan shalihin) dan (hendak) menerima taubatmu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 27

وَاللَّهُ يُرِيدُ أَن يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَن تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًا

Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 28

يُرِيدُ اللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمْ ۚ وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا

Allah hendak memberikan keringanan kepadamu , dan insan dijadikan bersifat lemah.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 29

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 30

وَمَن يَفْعَلْ ذَ‌ٰلِكَ عُدْوَانًا وَظُلْمًا فَسَوْفَ نُصْلِيهِ نَارًا ۚ وَكَانَ ذَ‌ٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا

Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 31

إِن تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُم مُّدْخَلًا كَرِيمًا

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia .

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 32

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِن فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 33

وَلِكُلٍّ جَعَلْنَا مَوَالِيَ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالْأَقْرَبُونَ ۚ وَالَّذِينَ عَقَدَتْ أَيْمَانُكُمْ فَآتُوهُمْ نَصِيبَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدًا

Bagi tiap-tiap harta peninggalan dari harta yang ditinggalkan ibu bapak dan karib kerabat, Kami jadikan pewaris-pewarisnya . Dan (jika ada) orang-orang yang kamu telah bersumpah setia dengan mereka, maka berilah kepada mereka bahagiannya. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 34

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka) . Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya , maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta’atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya . Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 35

وَإِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَابْعَثُوا حَكَمًا مِّنْ أَهْلِهِ وَحَكَمًا مِّنْ أَهْلِهَا إِن يُرِيدَا إِصْلَاحًا يُوَفِّقِ اللَّهُ بَيْنَهُمَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا خَبِيرًا

Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufiq kepada suami-isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 36

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh , teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 37

الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَيَكْتُمُونَ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ ۗ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُّهِينًا

(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 38

وَالَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ ۗ وَمَن يَكُنِ الشَّيْطَانُ لَهُ قَرِينًا فَسَاءَ قَرِينًا

Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya’ kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 39

وَمَاذَا عَلَيْهِمْ لَوْ آمَنُوا بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَنفَقُوا مِمَّا رَزَقَهُمُ اللَّهُ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِهِمْ عَلِيمًا

Apakah kemudharatannya bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka.

Terjemah Al Quran Surat Annisa Ayat 40

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebaikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar .